Photobucket

#1

Virgiawan Listanto yang akrab disapa Iwan Fals adalah figur yang mempengaruhi jalan hidup saya selama ini. Sejak Taman Kanak-Kanak saya sudah sering didengarkan lagu-lagunya, secara tidak langsung saya sudah ter-influence beliau sejak kecil.

Photobucket

#2 title

Di samping saya adalah Andre Picessa. Bagi saya dia adalah seorang pemain Timnas Futsal yang sangat berkarakter. Bekerja sama dengannya dalam pembuatan iklan rokok dan dapat bermain 1 tim dengannya adalah suatu kebanggaan tersendiri buat saya.

Photobucket

#3

Ini adalah pencapaian terbesar saya selama ini. Mendapatkan Juara 2 dalam Turnamen Futsal Nasional KIT FUTSALISMO 2011 yang disiarkan langsung di Tv One pada tanggal 23 Desember 2011 pukul 15.00 WIB.

Photobucket

#4

Mereka adalah inspirasi saya selama ini. Gambar itu adalah foto dimana Iwan Fals sedang berpose bersama para Pemuda IREMTA (Ikatan Remaja Tanah Baru ). Gambar itu diambil sekitar pertengahan tahun 90-an ketika Pemuda IREMTA bermain sepakbola bersama Iwan Fals.

Photobucket

#5

Ini adalah tim terbaik saya, bukan hanya prestasi yang diutamakan melainkan kebersamaan dan kekeluargaan. Kami disatukan atas dasar perbedaan yang membuat kami semakin bijaksana ketika bermain untuk tim ini.

Selasa, 01 Oktober 2013

Saya dan Pertamina Energi

IFL (Indonesian Futsal League) tahun 2013 sudah berjalan selama 3 seri. Sekarang akan berlangsung seri 4 di Surabaya 1-5 Oktober. Saya baru tiba di kota pahlawan malam ini dan menginap di hotel singgasana yang bisa dibilang sangat mewah. Wajar disini kami bermain atas nama Pertamina Energi yang notabennya adalah tim futsal yang membawa nama Perusahaan BUMN. Bisa dibilang tim besar dan diperkuat oleh pemain-pemain hebat, tapi kini kami masih tercecer diperingkat 6. Padahal target dari tim manajemen adalah peringkat 4 atau lolos ke babak final 4.

Persiapan dan pembentukan tim yang terbilang instan karena hanya terbentuk 3 hari sebelum seri 1 di mulai. Tim yang di arsiteki oleh Abu Bakar sampai saat ini hanya meraup 7 poin dari 8 laga. Bisa dibilang cukup mengecewakan namun apa daya persiapan yang mepet menjadi salah satu alasan kami tercecer di posisi 6. Nama-nama besar macam Beny Hera, Gerry Ferdinandus dan Bayu Aditya belum mampu mendongkrak posisi Pertamina ke posisi 4 besar sampai saat ini.

Semoga di seri 4 ini kami bisa sapu bersih di 4 laga sisa agar bisa lolos ke babak final  4. Amiin ya Robbal A'lamin

Senin, 06 Mei 2013

Bernostalgia di Kantor Kecamatan

awal cerita bermulai ketika senin pagi saya membuka rekening baru di bank *** dan membuat npwp dikantor pajak kota depok untuk keperluan kerja, pastinya untuk gaji. klo sudah mempunyai penghasilan harus punya npwp biar kaya orang-orang lain hahaha becandaaaaa. tentunya untuk mempunyai nomor pokok wajib pajak yang wajib dimiliki setiap pekerja ataupun pengusaha. setelah selesai saya lanjutkan untuk membayar pbb dikantor kecamatan, mumpung dapat ijin dari kantor untuk datang siang maka saya manfaatkan untuk membayar pbb.
ketika memasuki pintu dan ingin mengantri ada seorang pria yang sedang membayar dan pas dilihat lebih teliti lagi saya seperti kenal raut muka orang ini, dia pun demikian. dan saling berkata serta saling menunjuk kedua arah "siapa y? kaya pernah kenal. muka lo gak asing deh."
teman: "anak satas y?"
saya: "iyaa bener, lo yayat kan? anak cipedak kelas 33? ini gw achoy"
teman: "ooh iyaa bener tp skrg gw pindah dikukusan gak dicipedak lagi, sama bini gw"
 
wahh udah nikah aj ni orang padahal seumuran loh. setelah panjang lebar kami berbicara dan saling bertukar nomer handphone akhirnya kami berpisah, yayat pulang dan saya menuju ke kantor.
 
dalam pembicaraan tadi yang menjadi inti pokok pembahasan adalah bang iwan fals, karena kami sama-sama mengidolai beliau dari kecil. ingat waktu dulu kami sering bermain gitar bersama dikelas membawakan lagu-lagu lawas dari iwan fals. wahh jaman itu bener-bener indah banget, jaman susah, jaman kere, jaman gembel namun kami semua menjalaninya dengan sukacita karena sadar akan kondisi masing-masing. perjalanan pergi dan pulang sekolah bener-bener menjadi rintangan. dari 4 angkot yang harus saya naiki pulang pergi saya hanya menaikinya 1 saja. ketika pergi naik angkot d105 sampai pertigaan m20 dan kemudian dilanjut jalan kaki sampai sekolah. itu mending klo pulang malah jalan kaki sampai rumah --" tapi terkadang naik sepeda, klo udah bocor rasanya sedih banget harus dorong sampai rumah dan harus nunggu besok baru ditambel.
 
yaaa begitu pedih tapi seru juga, itu membuat saya menjadi pribadi yang mandiri dan berfikir lebih dewasa. untuk yayat, terima kasih telah mengajarkan banyak hal dalam hidup saya tentang rasa syukur. walau dia lebih sulit ekonominya dari saya, dia menjalaninya dengan enjoy dan penuh rasa syukur. sampai berjumpa di PRJ tanggal 18 juni yah. kita bernyayi bersama menyaksikan sang legenda hidup Iwan Fals.

Kamis, 07 Februari 2013

Maafkan Saya Milan Glorie

rombongan milan glorie sudah tiba dijakarta kemarin malam. nama-nama besar seperti paolo maldini, andri shevchenko, serginho dan costacurta ikut dalam rombongan yang untuk kedua kalinya berkunjung di Indonesia. sebelumnya mereka pernah datang ke Indonesia 2 tahun yang lalu, namun nama-nama seperti maldini dan sheva baru kali ini ikut serta. yaa kedua kalinya di mana yang pertama saya absen karena terjebak macet diperjalanan mudik selama 3 hari. padahal sudah memesan tiket waktu itu. waduuuuh cuma sempet nonton beberapa menit di pom bensin rest area. inget banget waktu itu nelson dida mencetak gol ke gawang Indonesia yang dijaga oleh hendro kartiko.

pertandingan milan glorie vs indonesia all star rencananya akan digelar pada sabtu 9 februari 2013 di stadion GBK mulai pukul 16.00. sekarang sudah hari kamis tanggal 7 dan itu berarti tinggal 2 hari lagi pertandingan yang diramaikan oleh idola saya sewaktu kecil akan digelar. tapi sampai saat ini saya belum mempunyai selembar tiketpun. 6000-8000 tiket yang dikoordinir oleh milasnisti Indonesia sudah habis terjual sejak seminggu yang lalu. kemarin seorang teman dapet di rajakarcis untuk vip timur dengan harga 150rb, karena tiket festival yang 100rb telah ludes terjual habis. waduuuuh buat beli yang 100rb aj bingung nyari duitnya, ini lagi yang 150rb bahkan kalau habis sisa yang 200rb dan 300rb.

memang posisi saat ini saya belum bekerja tapi sejujurnya saya sudah mempersiapkan dana untuk membeli 2 tiket  yang harga 100rb. tapi apa mau dikata duit yang seharusnya turun 28 januari belum juga diberikan dari pihak difamata sebagai event organizer lifuma 2012 lalu. benar-benar kebangetan deh ini, tapi apa mau dikata semuanya sudah terlanjur. jikalau duitnya turun nanti pasti tetap aj gak keburu buat beli tiket milan glorie. mau nuntut pertanggungjawaban pun bingung, saya cuma pemain dan gak punya wewenang untuk menuntut.

maaf untuk om maldini, sheva, serginho dkk saya belum bisa menjenguk kalian di GBK. kalian adalah idola saya sewaktu kecil sampai besar sekarang ini. wajah kalian yang menghiasi fikiran saya setiap waktu, baik dari televisi ataupun poster-poster yang terpampang nyata dikamar saya. semoga ada keajaiban dari Allah untuk bisa menyaksikan kalian live di GBK. amiin o:)

Rabu, 09 Mei 2012

Pencapaian Terbaik Saya


Kit futsalisme 2011 memang sudah lewat sekitar 6 bulan yang lalu tapi saya merasa seperti baru kemarin melaluinya. Kenapa demikian? Karena itu bisa dibilang adalah pencapaian terbaik saya selama ini dalam bidang futsal. Ajang futsal terbesar di Indonesia yang diikuti tim dari 6 daerah di Indonesia menghasilkan tim dan pemain berkualitas tentunya. Event yang digelar tiap tahunnya ini mampu menyedot perhatian masyarakat karena pertandingan final futsal kategori umum disiarkan langsung di televisi. Padahal Liga Futsal Indonesia yang notabennya adalah liga futsal resmi yang menghasilkan pemain-pemain nasional tidak disiarkan langsung di televisi. Hanya ada siaran langsung futsal baru-baru ini tentang futsal nasional, itu pun futsal sea games yang akhirnya Indonesia hanya menempati posisi ketiga.

Motivasi tersendiri buat saya adalah ketika mendapat tawaran untuk bermain bersama Tim Himalaya  dalam kategori umum tingkat nasional. Di mana sebelumnya Himalaya  mampu menduduki peringkat ketiga dalam regional Jakarta sehingga otomatis dapat menjejakkan kakinya di babak selanjutnya dalam tingkat nasional. Awalnya ragu untuk menerima tawaran tersebut karena saya juga mendapat tawaran untuk bermain di luar kota tepatnya di daerah Pontianak. Namun setelah difikir ulang akhirnya saya memutuskan untuk tidak berangkat keluar kota dan saya memilih untuk bermain dengan Himalaya  dalam turnamen kit futsalisme 2011. Alasannya hanya satu, yaitu ingin masuk televisi lewat hobi dan kemampuan saya bermain futsal serta ingin menunjukkan kepada orang tua saya, karena orang tua saya tidak mendukung saya dalam olahraga futsal. Mereka hanya ingin anaknya sukses di jalur pendidikan dan tidak terhambat karena futsal.

Sore itu pada tanggal 23 Desember 2011 pukul 15.00 yang disiarkan langsung di Tv One saya mengenakan kostum Tim Himalaya  yang berwarna biru muda dengan strip putih dan bernomor punggung 4. Lawannya adalah Tim Raissa yang dihuni oleh pemain Timnas dan pemain liga pro. Skor akhir 3-2 untuk keunggulan Raissa atas Himalaya, mereka menang lewat perpanjangan waktu babak kedua ketika waktu tinggal 7 detik lagi. Rasa sesal dan emosi jiwa membayangi selalu kekalahan itu namun kekalahan itu bukan akhir dari segalanya. Walaupun hanya menduduki peringkat kedua setidaknya saya bisa menunjukkan kepada orang tua saya kalau kesuksesan itu bukan hanya melalui jalur pendidikan tapi dengan olahraga semua juga bisa meraih kesuksesan.

Rabu, 04 April 2012

Gunadarma Juara Ketiga Divisi Satu Lifuma

Tim Universitas Gunadarma akhirnya menjadi juara ketiga Divisi Satu Axis Liga Futsal Mahasiswa Jakarta VII/2011. Dalam perebutan perebutan juara ketiga, tim UG mengalahkan tim Universitas Trisakti dengan skor 5-3, Rabu (7/12/2011) di GOR Ciracas, Jakarta Timur.

Ginadarma bermain cepat dan berhasil mencetak gol pada menit ketiga melalui Rizki Pratama. Namun Trisakti dapat membalas menit ke-14 melalui Bobby. Sampai akhir babak pertama, skor imbang 1-1.

Pada babak kedua, kedua tim langsung menggebrak. Herry Kumoro mencetak gol bagi Gunadarma pada menit pertama babak kedua. Namun gol itu langsung dibalas pada menit yang sama oleh Diva Pramudia, sehingga kedudukan menjadi 2-2.

Pada menit ke-23, Rizki Pratama kembali mencetak gol untuk timnya, Gunadarma.
Gunadarma semakin di atas angin, saat Meison mencetak gol keempat pada menit ke-32, disusul Steven mencetak gol kelima menit ke-35.

Trisakti mencoba bangkit dan mencetak gol ketiga menit ke-36 melalui kaki Yudha. Namun, kebangkitan pemain Trisakti tidak cukup untuk mengejar ketertinggalan, mereka sehingga harus mengakui keunggulan Gunadarma dengan skor 3-5.


Sumber : http://bola.kompas.com/read/2011/12/07/15535429/Gunadarma.Juara.Ketiga.Divisi.Satu

Selasa, 11 Oktober 2011

Konser Serial Api Iwan Fals w/ Superman Is Dead Penuh Daya Ledak


Kediaman Iwan Fals di Leuwinanggung Depok dipenuhi ribuan orang pada hari sabtu 8 Oktober lalu. Tentunya mereka datang untuk menonton pertunjukkan konser Iwan Fals yang pada sore itu berduet dengan Superman Is Dead. Tiket terjual habis beberapa jam sebelum konser dimulai, tidak seperti konser bulanan sebelumnya dimana tiket selalu tersedia bahkan tersisa beberapa buah. Jauh dari perkiraan panitia tentang terjual habisnya tiket yang begitu cepat. Mungkin karena konser ini merupakan konser serial bulanan terakhir di tahun 2011, jadi banyak para penonton yang datang dari jauh untuk menyaksikan Sang Maestro beraksi.

Superman Is Dead atau lebih akrab disapa SID ini juga dibanjiri penontonnya, mereka menamakan diri mereka OutSIDer dan Lady Rose. Banyak dari mereka yang menonton konser pada sore itu, mereka sangat antusias untuk bernyanyi dan berdendang bersama SID serta Iwan Fals. Konser bulanan sedianya memang diadakan untuk penggemar Iwan Fals namun seiring berkembangnya band-band baru di Industri musik Indonesia, Iwan Fals mulai menggandeng mereka untuk konser di kediamannya. Bukan hanya itu, bahkan manajemen dari Tiga Rambu juga memberikan kebebasan kepada siapa saja untuk menonton di kediaman beliau, baik dari OI maupun penonton dari band tamu.

Komposisi penuh daya ledak ”Air Mata Api” jadi kolaborasi perdana Iwan Fals bersama SID. Lagu lama yang sedikit keras dengan sindiran begitu tajam berhasil membuat semarak konser pada sore itu. Adalah Eka Rock bassis dari SID menyanyikan lagu tersebut dengan suara lantang dan tegas. Tidak ketinggalan Bobby Cool dan Jerinx juga ikut menyanyikannya dengan lantang, tidak disangka sangka ternyata mereka hafal lirik dari lagu tersebut. Lalu Iwan Fals juga membawakan satu lagu milik SID yang berjudul ”Bukan Pahlawan”. Sedikit malu-malu dan banyak lupa liriknya Iwan Fals menyanyi sambil tersenyum tersipu malu. Bisa dibilang wajar karena faktor umur, memang umur Iwan Fals tidaklah muda lagi jadi agak sedikit lupa dan salah ucap itu bisa dimaklumi.

Tibalah seorang Nicky Astria yang disambut dengan kehadiran Ian Antono dipanggung. Sangat tidak disangka kehadiran Ian Antono karena beliau hanya berniat menonton bukan untuk main bersama Iwan Fals. Namun karena tuntutan penonton akhirnya beliau ikut main bersama Iwan Fals dan Nicky Astria membawakn lagu mereka yang pernah mereka populerkan dulu yang berjudul ”Katakan Kita Rasakan”. Penonton terhenyak dan memberikan tepuk tangan yang meriah untuk mereka.

Di akhir acara Iwan Fals berpamitan dan mengucapkan terima kasih kepada para penonton yang sudah datang ke rumahnya. Nampak Mbak Yos, Cikal dan Rayya berkumpul di depan paggung untuk melambaikan tangan. Rasanya ada yang kurang dari keluarga bahagia itu yaitu Galang Rambu Anarki, almarhum telah lama meninggalkan keluarganya. Andai ada Galang, pasti suasana sore itu akan lebih semarak dan lengkap.

Jumat, 30 September 2011

Kuliah di Hari Sabtu Membuat Kantong Menipis


Jadwal kuliah yang baru saja keluar cukup mengagetkan untuk saya, karena kuliah hanya 3 hari dan full sampai sore. Bukan hanya itu saja, hari yang paling saya benci untuk kuliah akhirnya datang juga, yaitu hari sabtu. Malas bercampur pusing makin menjadi. Secara hari sabtu adalah waktu yang tepat untuk berlibur dan melepas diri dari kepenatan, tapi kali ini tidak sama sekali yang ada malah menambah kepenatan. Ya Tuhan harus seperti inikah jadwal saya semester ini? Tolong diubah pliss hehee

Jujur saja, hari sabtu adalah hari di mana waktunya saya melepas diri dari kepenatan dengan melakukan berbagai hal. Misalnya mencari uang hehee. Jangan berfikiran negatif dulu, saya mencari uang dengan cara halal. Yaitu dengan bermain futsal, yapp futsal adalah olahraga sekaligus hobi bagi saya, dengan futsal saya bisa melepas semua kepenatan yang saya alami selama seminggu. Bukan hanya itu saja manfaat futsal untuk saya, tapi futsal punya manfaat lebih seperti pekerjaan yang bisa menghasilkan uang. Disini jelas terlihat bedanya, kalau kita bekerja itu penuh tuntutan, mengejar target dan bosan. Futsal juga seperti itu tapi bedanya futsal bagi saya adalah hobi, namun hobi yang menghasilkan uang. Nah sudah sedikit terfikir kan dalam benak anda? Hobi yang bisa menghasilkan uang. Itu dia yang sulit dimiliki oleh semua orang pada jaman seperti ini.

Tapi sekarang tidak seperti itu, hari sabtu saya masuk kuliah. Jelas membuat kantong saya makin menipis karena terhalang untuk mencari uang. Ya sudahlah ikhlaskan saja, pasti Allah punya cara lain untuk memberi rezeki saya walau mungkin tidak lewat jalur futsal. Amiin.